Warna-warni Ramadhan @hari3&4 : Setengah Hati

Standard

Dua hari ini, aku dan teman-teman dipadatkan dengan aktivitas lapangan pada kepaniteraan ‘Ilmu Kesehatan Masyarakat’. Kelompokku yang terdiri dari enam orang, bermaksud mengadakan survey penelitian tentang pemahaman ibu terhadap gizi buruk di suatu sudut kota Yogyakarta. Kunjungan lapangan pun dilakukan!

Kali Code.. sebuah sungai dengan panjang sekitar 6 kilometer, yang mengalir tepat di tengah kota membelah Yogyakarta. Di bantaran kali yang merupakan lanjutan dari Kali Boyong (salah satu dari tiga kali berhulu Merapi yang mengalir ke kota Yogyakarta) ini, bermukim sekitar 13000 warga yang tersebar dalam 14 kelurahan. Lapangan yang kami terjuni ialah sebuah RW di kelurahan Prawirodirjan yang merupakan salah satu daerah pinggir kali Code tersebut. Kehidupan di bantaran kali mungkin memang berbeda dari perkotaan. Banyak masalah yang dapat timbul disana, khususnya dalam hal kesehatan ialah higenitas, penyakit, hingga kecukupan gizi yang terkait dengan kemiskinan.

by dlumenta  pict by dlumenta

“.. yang penting kita tepat waktu.. data dapat, laporan selesai, tak perlu muluk-muluk..!”

“yoii.. lagi pula waktu kita cuma’ dua minggu disini..!pas-pasan banget..”

Itulah percakapan yang mengantar kami saat berangkat ke lapangan. Jika mau berkata jujur, memang begitulah adanya. Dalam waktu dua pekan, kami diberi instruksi untuk melakukan penelitian. Dari mulai menentukan masalah, merancang judul, mengambil data, melakukan pelayanan, hingga menyusun laporan. Bukan berarti tidak cukup waktunya, namun kami berpikir waktu tersebut terlalu singkat untuk mengadakan inisiasi perbaikan berskala RW.. (kurang lebih 200 Keluarga, gitu..) Yaa sudahlah, lakukan apa yang kita bisa.. Walau dalam hati kecil ada yang berkata.. “apakah ini yanga dinamakan setengah hati? Hmm.. entah lah..”

Menyusuri kembali lorong-lorong kecil di lapangan.. menengok berbagai rumah dengan kondisi berbeda pula. Ada anak-anak yang sedang rewel, berusaha ditenangkan oleh ibunya.. ada bapak-bapak pengrajin sedang mengukir karya pahatannya sambil menyetel radio yang siarannya bisa terdengar dari ujung sampai ujung lorong.. aroma bakso tercium kala kami melewati daerah pedagang bakso yang tengah mempersiapakn dagangannya. Tanaman yang berderet rapi, dihiasi senyum tiap warga yang kami berpapasan dengannya.

Hati pun seolah terbelai oleh tiupan yang lembut, tersadar akan sebuah nasihat : “sebelum terlambat..”

Di sini.. ada begitu banyak jiwa yang mengisi hari dengan kesungguhan. Dalam kondisi secukupnya, mereka lakukan apa yang mereka bisa. Mungkin berbeda dengan aku yang berangkat kesini dengan ‘setengah hati’ tadi. Aku mungkin memiliki modal, tapi belum bisa mengoptimalkannya.. sedang mereka, modal mungkin kurang, tapi mereka optimalkan.. tertohok..

Maka kumulai merenung, jangan-jangan ‘setengah hati’ berarti sama dengan ‘menunda kebaikan’..! Secara tidak langsung, ke-setengah hati-an ku adalah ‘keyakinan’ dangkal bahwa suatu saat nanti aku dapat melakukan yang lebih baik lagi, jika sudah memiliki banyak lagi waktu.. banyak lagi tenaga.. banyak lagi… banyak lagi… apakah ini sebuah ‘berandai-andai’ yang dalam hadits dikatakan merupakan celah yang terbuka bagi syaitan..?! oh tidaak… betapa.. betapa..

Akhirnya, kutekadkan dalam hatiku! Tak boleh ada ke-setengah hati-an lagi. Selain alasan di atas, tak ada jaminan bahwa kelak aku bisa melakukan kebaikan itu kala modal yang diharapkan sudah di tangan. Ketika sudah menjadi dokter, misalnya. Jika tidak dilatih untuk meluruskan niat dan totalitas dalam berbuat sejak dari  saat ini, bisakah kelak aku totalitas??bisakah kelak aku senantiasa meluruskan niat?? Belum tentu.. maka dari itu..!

Tak hanya kompetensi yang perlu dilatih, but also kesiapan hati untuk ber-amal sepenuh daya upaya. Tanpa pamrih, tanpa malas, dan tanpa setengah hati tentunya.  

Baiklah… mari berangkat! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s